
Belitung, infoberitababel.com – Keluarga Besar Paguyuban Jawa Belitung (Panjabel) kembali menggelar kegiatan Arisan dan kumpul bersama dalam menjalin hubungan silaturahmi sesama anggota. Bertempat di kediaman Ibu Ira di Desa Air Selumar, RT.04/RW.01, Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Belitung. Minggu (26/01/2025) pukul 10.00 Wib.
Paguyuban Jawa Belitung (Panjabel) yang saat ini di Ketuai oleh Bapak Warsito dan Sekretarisnya Bapak Ismail, telah hadir di Belitung sejak Tiga Tahun terakhir dan telah memiliki total anggota sebanyak 220 anggota yang tersebar di seluruh Kabupaten Belitung.
Kegiatan Arisan dan Silaturahmi sesama Panjabel ini dimulai dengan sambutan dari Sekjen Panjabel Bapak Ismail, yang mengapresiasi kekompakan anggota Panjabel selama Tiga Tahun terakhir.
“Alhamdulillah, dengan kembali kita semua hadir kembali dalam silahturahmi dan arisan bulanan sesama anggota dan keluarga besar Panjabel dan semakin bertambah keanggotaannya. Ini jelas membuktikan bahwa Panjabel di Pulau Belitung ini semakin solid dan kompak,” ujarnya.
Sementara Ketua Panjabel Bapak Warsito menyampaikan sambutan, bahwa Panjabel dari anggotanya ada yang memiliki Musik Campursari dengan nama Gonanda.
“Disampaikan hasil semalam ngobrol-ngobrol dengan Pak Ketua Gonanda, bahwa silakan Bapak Ibu sekalian yang punya acara punya hajat silakan tanggap atau daripada ngambil musik organ tunggal atau musik besar yang lainnya. Kalau untuk internal keluarga paguyuban biayanya 2 juta kemudian orang di luar itu 3 juta Karena itu resmi saya sampaikan. Musik Gonanda ini serba bisa semua untuk kalangan jenis musik. LAgu Pop, Lagu Islami, Lagu Langgam Jawa, Keroncong, Lagu Barat juga bisa, nah silahkan sesuai dengan keinginan kita,” ungkap Ketua Panjabel ini.
Diakhir sambutannya, Bapak Warsito juga menyampaikan.
“Kemudian yang terakhir bahwa hari ini tanggal 26 Rajab, kalau dalam agama kita agama Islam itu ada peristiwa Isra Mi’raj karena itu dalam acara kegiatan ini kita gabung acaranya dengan Isra Mi’raj,” tutup Pak Warsito.
Dalam kegiatan Silaturahmi Panjabel ini hadir juga Wakil Ketua 2 DPRD Belitung Bapak Joko prianto yang mengatakan, dengan adanya Panjabel di Pulau Belitung ini, kekompakan dalam rukun antara warga Belitung dan Suku Jawa sangat akrab dalam kekeluargaan. Panjabel tidak hanya sebagai wadah untuk berkumpul dengan sesama masyarakat Jawa tetapi sebagai pelestarian Budaya Jawa agar tidak terlupakan.
“Paguyuban ini berisikan masyarakat Jawa yang lahir di Pulau Belitung atau yang tinggal serta pindah tugas ke Pulau Belitung, di Paguyuban ini ada anggota luar biasa yang berarti dia bukan masyarakat Jawa tapi berjasa pada Paguyuban atau masyarakat bukan Jawa yang menikah dengan masyarakat Jawa,” ujar Joko.
Sementara Ibu Ira selaku tuan rumah dalam kegiatan ini mengatakan, sangat senang sekali ke hadiran Paguyuban Jawa Belitung di acara tempat kediaman saya yang sederhana ini, dan saya bahagia dengan adanya Gonanda Campursari bisa menghibur suasana Arisan Panjabel.
“Harapan kami semoga kegiatan silaturahmi ini akan tetap terus berlangsung sampai dengan anak cucu kita sebagai penerusnya dengan adanya tradisi ini dan juga berpesan agar saling menjaga silaturahmi sesama Panjabel dan tidak memandang pangkat atau jabatan, kita semua sama dalam kerukunan Panjabel tetap semangat dalam kerukunan,” harap Bu Ira.
Kata sambutan kegiatan acara juga di sampaikan oleh Bapak Raden Kustiwa dengan Tausiyah dan penutup doa serta dilanjutkan dengan makan bersama dan diiring dengan musik campursari dan pembagian door prize.
(*/Red/Kusnadi).







