Bangka Selatan, infoberitababel.com – Aktivitas perjudian yang dikenal warga sebagai kodok-kodok di Jalan Ampera, Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, dilaporkan semakin meresahkan. Warga mendesak kepolisian segera turun tangan dan menindak tegas apabila praktik perjudian tersebut terbukti berlangsung secara ilegal. Sabtu (24/10/2026)
Keresahan itu bukan tanpa alasan. Warga menilai praktik perjudian berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan serta memicu persoalan sosial di tengah masyarakat. Mereka meminta aparat tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi juga meningkatkan patroli dan melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum.
“Kami sudah sangat resah dengan aktivitas perjudian kodok kodok dan kartu remi yang marak di wilayah kami. Kami minta aparat kepolisian segera bertindak, baik terhadap perjudian yang terjadi di tempat umum maupun di tempat tertutup,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Sabtu (24/10/2026).
Warga juga berharap kepolisian memberikan edukasi mengenai dampak perjudian, mulai dari risiko kerugian ekonomi hingga rusaknya hubungan keluarga dan persahabatan.
Jangan Sampai Muncul Dugaan Pembiaran
Persoalan ini menjadi ujian bagi ketegasan aparat penegak hukum (APH), khususnya kepolisian setempat. Jika laporan masyarakat telah diterima dan dugaan perjudian terbukti, publik berhak mengetahui langkah konkret yang dilakukan untuk menghentikan aktivitas tersebut.
Sebaliknya, apabila aktivitas yang dilaporkan terus berlangsung tanpa penanganan yang jelas, kondisi itu berpotensi memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan dan keseriusan penegakan hukum. Meski demikian, dugaan pembiaran tidak dapat disimpulkan tanpa mengetahui fakta penanganan perkara serta penjelasan resmi pihak kepolisian.
Penindakan terhadap perjudian harus dilakukan berdasarkan hukum yang berlaku. Ketentuan pidana perjudian diatur dalam KUHP, termasuk Pasal 426 dan Pasal 427 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026, dengan penerapan pasal bergantung pada peran dan perbuatan yang terbukti.
Masyarakat berharap Kapolres Bangka Selatan beserta jajaran segera menindaklanjuti keluhan tersebut, melakukan pengecekan di lapangan, dan menyampaikan langkah penanganan secara transparan. Penegakan hukum tidak cukup berhenti pada imbauan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan yang terukur dan sesuai prosedur apabila ditemukan pelanggaran.
Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya meminta konfirmasi kepada Kapolres Bangka Selatan terkait laporan warga tersebut, termasuk langkah kepolisian dalam menindaklanjuti dugaan aktivitas perjudian di Jalan Ampera, Toboali.
(*/Muslim/TeamPJS Basel)







