
Belitung, infoberitababel.com – Arus penumpang dan kendaraan terpantau padat menaiki KMP Menumbing Raya yang melayani penyeberangan dari Tanjung Ru setidaknya ada 12 buah mobil colt diesel, 8 buah mobil pribadi bebagai jenis serta 15 buah kendaraan bermotor roda 2, serta 100 orang ikut menyeberang dari Belitung ke Sadai Bangka Selatan. Selasa (02/07/2024).
Aktifitas rutin pengecekan kelengkapan manifest muatan setiap armada truck di laksanakan bersama beberapa petugas dari ASDP, BPTD, Dishub, TNI, Polri melaksanakan kegiatan pemeriksaan di pintu masuk pelabuhan untuk mengecek kelengkapan surat tanda kendaraan bermotor, memeriksa dimensi kendaraan serta surat jalan untuk kendaraan besar apabila membawa muatan keluar melalui pelabuhan Tanjung Ru, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung.
Ari salah seorang petugas loket perum ASDP saat dikonfirmasi mengenai berapa biaya harga tiket satu kali penyeberangan memberitahukan kepada awak media ini, untuk jenis kendaraan seperti roda 6, roda 4, dan roda 2 harganya bervariasi.
“Harga tiket kendaraan roda 6 jenis truk dikenakan biaya Rp3.490.000,- belum termasuk biaya jasa pas dan dermaga sebesar Rp60.000,-. Untuk kendaraan roda 4 (mobil pribadi) biayanya Rp2.640.000,- ditambah jasa pas dan dermaga Rp25.000,-,” jelas ari petugas loket Pelabuhan Tanjung Ru.
Berbagai komoditi dari berbagai sektor di Belitung menyeberang ke Pulau Bangka
KN, seorang sopir truk yang tidak mau menyebutkan nama aslinya membeberkan, bahwasanya tidak merasa terganggu dengan aktifitas pemeriksaan yang dilakukannya oleh Petugas.
“Pemeriksaan ini salah satu bentuk kepedulian petugas pelabuhan kepada kami selaku pengguna jasa pelabuhan, muatan yang dibawa adalah komoditas minyak kita yang berasal dari salah satu pabrik kelapa sawit yang berada di Kabupaten Belitung Timur,” jelas KN.
Sementara Gitono salah satu Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung menambahkan, untuk penyebrangan pada sore ini (02/07/2024) menggunakan KMP Menumbing Raya.
“Setiap armada truck cold diesel sudah diperiksa manifest, jenis muatan dan berat total muatan yang mereka bawa tidak ada mobil truck yang over dimensi serta over muatan yang ikut berlayar dengan Kapal Motor Penumpang Menumbing.
“Tim telah mengecek setiap armada mobil truck yang akan berangkat dan alhamdulillah semuanya aman,” ujarnya.
Bangka Belitung adalah Provinsi Kepulauan yang mana setiap terminal pelabuhan begitu sangat penting, sehingga apabila salah satu Kapal Motor Penumpang mengalami masalah ataupun ngedok dalam waktu yang lama bisa dipastikan akan menggangu pasokan berbagai macam jenis komoditi baik sembako ataupun lainnya.
(*/Irfan Agustiawan).







