Belitung, wartaone-nusantara.com – Yayasan Adham Mirranda Indonesia (YAMI) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Belitung resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat program literasi dan numerasi bagi peserta didik serta tenaga pendidik.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan workshop bertajuk “Membangun Generasi Bernalar, Peduli, dan Berkolaborasi melalui Program Literasi dan Numerasi di Kabupaten Belitung” yang digelar di Gedung H. Ishak Zainudin, Pemerintah Kabupaten Belitung, Senin (22/6/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas, khususnya melalui peningkatan kemampuan membaca, memahami informasi, berpikir kritis, serta kemampuan mengolah data dan angka sebagai fondasi utama pembelajaran abad ke-21.
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Belitung yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung, Paryanta, Kepala Disdikbud Kabupaten Belitung Tomy Wardiansyah, Bunda PAUD Kabupaten Belitung, serta sejumlah pemangku kepentingan pendidikan.
Kepala Disdikbud Kabupaten Belitung, Tomy Wardiansyah, mengatakan kerja sama dengan YAMI menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan, terutama pada aspek literasi dan numerasi.
Workshop ini sangat kami apresiasi karena menjadi bagian dari dukungan peningkatan standar pelayanan minimal pendidikan.
“Guru-guru mendapatkan bekal kompetensi yang nantinya dapat diterapkan langsung dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing,” ujar Tomy.
Menurutnya, ruang lingkup kerja sama tidak hanya berhenti pada kegiatan workshop, tetapi juga membuka peluang pengembangan berbagai program lanjutan, seperti pelatihan guru, bimbingan teknis, serta kegiatan peningkatan mutu pembelajaran lainnya.
“Kami berharap ke depan akan lahir program-program lanjutan yang semakin memperkuat kualitas pembelajaran dan kompetensi tenaga pendidik di Kabupaten Belitung,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Adham Mirranda Indonesia (YAMI), Nana Adham Murry, S.E., menegaskan komitmen yayasan untuk terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan literasi dan numerasi yang telah dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia.
Nana menilai peningkatan kompetensi guru merupakan kunci utama dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan mampu membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis serta adaptif terhadap perubahan zaman.
“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan peserta didik. Karena itu, penguatan kapasitas guru harus menjadi prioritas agar kualitas pembelajaran terus meningkat dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan siswa,” ucapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya sinergi tersebut, YAMI turut menyerahkan cenderamata kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung, Kepala Disdikbud Kabupaten Belitung, serta Kepala Bidang PAUD/TK Disdikbud Kabupaten Belitung.
Melalui kerja sama ini, YAMI dan Disdikbud Kabupaten Belitung berharap dapat menghadirkan berbagai program pendidikan berkelanjutan yang mampu mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Penguatan literasi dan numerasi yang berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi guru diyakini menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi Belitung yang lebih kompeten, berkarakter, kreatif, serta memiliki daya saing tinggi menghadapi tantangan masa depan.
Peserta tidak hanya datang dari wilayah perkotaan, tetapi juga dari kawasan kepulauan dan daerah yang membutuhkan waktu tempuh lebih panjang.
“Saya melihat ada peserta yang datang dari Pulau Mendanau dan daerah-daerah yang cukup jauh. Namun luar biasanya, mereka tetap hadir dengan semangat yang sangat tinggi untuk belaja,” ungkapnya.
Menurutnya, sebagian peserta bahkan rela menggunakan biaya pribadi agar tetap dapat mengikuti kegiatan tersebut. Hal itu menjadi gambaran kuat bahwa para guru memiliki kesadaran besar terhadap pentingnya pengembangan kompetensi profesional.
“Ini menunjukkan bahwa guru-guru di Belitung memiliki semangat belajar yang luar biasa. Mereka ingin terus berkembang demi memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak,” tutup Nana.
(*/Luise).







