Bangka, infoberitababel.com – Tokoh Masyarakat, Direktur Bumdes, Pemuda Kace timur, Agar pihak pemerintah segera untuk memasang plang sempandan kolong yang mana sesuai dengan hasil rapat Rekontruksi yang di selengarakan oleh pihak Kecamatan Mendo Barat yang di pasilitasi rapat rekontruksi di Kantor Desa Kace Timur berapa bulan yang lalu.
Yang mana hasil dari Rekontruksi tersebut menuai kesepakatan antara pihak Pemerintah Kecamatan Mendo Barat, Pemdes Kace Timur serta unsur yang hadir kepada pihak yang mempunya lahan yang ada di wilayah kolong katis pada saat rekontruski menghasilkan berita acara yang secara hukum sah di tanda tanggani para hadir rekontruksi.
Namun ternyata kesepakatan yng tertuang BA (Berita Acara) tidak diindahkan oleh pihak Rince sebagai punya lahan yang ada di sekitar kolong katis.
Maka dengan tidak ada etikat baik dari pihak Rince, dalam segi mendirikan bangunan ternyata atap bangunan tersebut terlalu mencocor ke areal sempandan, dalam hasil rekonstruksi yang sudah di sepakati sudah jelas areal sempandan tidak bisa untuk di gunakan dan di manfaatkan.
Tokoh Masyarakat, Direktur Bumdes, Tokoh Pemuda karena hadir saat rekontuksi tersebut, melihat dan memantau ternyata pihak pemilik bangunan tersebut memang benar atap tersebut sudah masuk areal sempadan walaupun itu atap di atas .
Harapan kami sebagai masyarakat kace timur dan sekitarnya merasakan dengan adanya pembagunan di wilayah sempandan sangat merugikan kami terutama pada saat musim hujan dan kemarau.
Penyebabnya terutama adalah
lahan yang di tembok terlalu mepet Sempadan 3 meter dikawatirkan
Air tidak bisa meluap ke sempadan pas banjir.
Dampaknya saat musim kemarau
Air cepat kering pas kemarau karena volume kolong mengecil tidak nggak ada resapan lagi. Sedangkan dampak saat muim hujan dampaknya mudah banjir pas hujan air nggak punya tempat lari, langsung naik ke rumah pendangkalan sampah nyangkut di penyempitan akan menjadi bendungan dipenuh sampah.
Kolong Katis Kace Timur Menyempit! karena Diduga Langgar Sempadan 3 Meter
Maka itu kami selaku masyarakat menilai sekarang fungsi Kolong Katis di Kace Timur semakin terancam. Pantauan warga, aliran kolong mengalami penyempitan drastis akibat adanya penembokan sehingga penyempitan.
Padahal aturan jelas: sempadan kolong lebar <3m wajib dikosongkan 3 meter.
Airnya Jadi Deras dan Meluap
Tokoh masyarakat, Direktur Bumdess, Tokoh Pemuda, Kace Timur mengaku khawatir.
“Dulu kolongnya lebar, Sekarang sudah ditembok semakin kecil Pas hujan 1 jam aja airnya langsung naik lingkungan masyarakat yang di atas maupun yang dibawah. Apa lagi Pas kemarau? 3 hari kering. Dulu nama kolong katis tempat sumber air masyarakat saat kemarau kini sudah susah,” keluhannya.
Penyempitan ini diduga kuat jadi penyebab air cepat habis dan banjir di beberapa titik Kace Timur. karena kolong katis sudah hilang tinggal sisa kolong katis
Tuntutan Warga
Warga meminta Dinas PUPR & Satpol PP Provinsi maupun Satpol PP Bangka segera turun cek:
- Ukur ulang batas sempadan Kolong Katis
- Pasang plang batas yang jelas
- Tertibkan yang melanggar seperti kucuran atap yang terlalu melocing ke arah sepandan.
“Kalau dibiarkan, nanti yang rugi kita masyarakat sekitarnya rumah kita kebanjiran,” tambah warga
Menurut informasi, Pihak Pemerintah Kecamatan Mendo Barat dan Pemdes Kace Timur sudah berupaya untuk menyampaikan ini kepada pihak Rince namun hal sama tidak ada tanggapan.
Harapan masyarakat, sekali lagi minta kepada DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Bangka agar dapat menyerap aspirasi kami ini selaku masyarakat.
“Itu harapan kami semoga bapak-bapak dapat memberi solusi buat kami dan kami juga minta kepada pihak PUPR Kabupaten Bangka maupun Pihak BWS yang ada di Kace Timur untuk segera memasang plang batas sempadan sungai, karena pihak tersebut saat rekontruksi hadir dan menandatangani kesepekatan saat hasil rekontruksi yang tertuang di Berita Acara,” harap Masyarakat lagi.
(*/Gunawan).







